Langsung ke konten utama

Menurut Ashanty, Anang Stres Jadi Anggota DPR Makanya Tidak Produktif Bikin Lagu

Menurut Ashanty, Anang Stres Jadi Anggota DPR Makanya Tidak Produktif Bikin Lagu
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Musisi sekaligus anggota DPR Anang Hermansyah menghadiri diskusi terkait RUU Permusikan di Jakarta, Senin (4/2/2019). Sebelumnya, RUU Permusikan mendapat penolakan dari ratusan pelaku musik yang tergabung dalam Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan karena RUU tersebut dinilai tidak memiliki urgensi dan justru berpotensi merepresi para musisi. TRIBUNNEWS/HERUDIN 
TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Penyanyi Ashanty menegaskan kalau sang suami, musisi dan politikus, Anang Hermansyah (49) sudah mulai tumpul membuat lagu yang memukau.
Ketumpulan Anang Hermansyah menciptakan karya lagu karena kesibukannya dan segala polemik pekerjaannya menjadi anggota DPR Periode 2014-2019.
Tidak tanggung-tanggung, Ashanty menegaskan kalau Anang Hermansyah sudah jelek membuat karya lagu untuk diproduksi dan dirillis ke publik.
"Selama sibuk DPR, Mas Anang pernah buat lagu tahun lalu. Tapi lagunya jelek," kata Ashanty yang ditemui bersama keluarganya disela-sela acara pembukaan outlet Ayam Asix di kawasan Cinangka, Depok, Minggu (10/2/2019)
"Malahan selama lima tahun di DPR, Mas Anang enggak produktif buat bermusik atau ciptain karya," katanya.
Ashanty mengatakan, kalau tidak produktif atau tidak bagus membuat karya dianggap olehnya karena Anang stres selama lima tahun menjadi anggota legislatif.
"Karyanya bagus, cuman enggak atau kurang gereget. Enggak kayak sebelumnya pas dia belum jadi anggota DPR. Kayaknya beban dan stres (di DPR)," kata Ashanty.
Akan tetapi, Ashanty yakin dengan Anang akan kembali bisa menghadirkan karya-karya yang baik lagi untuk meramaikan industri musik Indonesia, seperti lima tahun sebelumnya.
Anang selama puluhan tahun berkarier di dunia musik berhasil menghadirkan penyanyi-penyanyi berbakat seperti mantan istrinya, Krisdayanti, mantan duetnya, Syahrini, dan istrinya sendiri, Ashanty.
"Kayaknya kalau dia (Anang) sudah selesai tugasnya dan kembali ke keluarga, dia sudah enggak setres lagi dan sudah bisa buat lagu," ujar Ashanty.


Artikel ini telah tayang di Tri
Editor: Hasanudin Aco

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Kesaksian Ustaz Yusuf Mansur Terkait Jokowi, Presiden Paling Rajin ke Masjid hingga Kinerjanya Minggu, 10 Februari 2019 10:31 WIB Instagram Jokowi dan Yusuf Mansur Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) mengungkap percakapannya dengan Ustaz Yusuf Mansurterkait Presiden Joko Widodo.  TRIBUNNEWS.COM   - Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat   Tuan Guru Bajang   (TGB) mengungkap percakapannya dengan   Ustaz Yusuf Mansur terkait Presiden Joko Widodo. Hal tersebut tangkap layar percakapan mereka diunggah TGB di akun Instagram-nya,   @tuangurubajang , pada Jumat (8/2/2019). Percakapan tersebut terkait kesaksian Yusuf Mansur soal keislaman Jokowi hingga kinerja para menteri. Berikut beberapa fakta yang dirangkum oleh Tribun Video terkait kesaksian TGB. Artikel ini telah tayang di  Tribunnews.com  dengan judul 6 Kesaksian Ustaz Yusuf Mansur Terkait Jokowi, Presiden Paling Rajin ke Masjid hingg...
Mendagri Galakkan Siskamling untuk Antisipasi Teror di Masyarakat Minggu, 10 Februari 2019 12:41 WIB TRIBUN/DANY PERMANA Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berbincang dengan awak redaksi Tribunnews.com di Kantor Redaksi Tribun Network, Palmerah, Jakarta, Rabu (30/1/2019). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA  TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengecam insiden teror berupa pembakaran misterius di daerah Jawa Tengah. Sejauh ini, teror pembakaran terjadi di empat daerah dengan 27 kejadian. Rinciannya, yaitu 17 kasus di Kota Semarang, 8 kasus di Kendal, 1 kasus di Ungaran, dan 1 kasus di Grobogan. Menurut dia, insiden pembakaran mobil dan motor warga di beberapa daerah harus dicermati gelagat perkembangan secara serius. Untuk menanggulangi terjadi hal serupa, kata dia, aparat pemerintah bersama masyarakat harus menyikapi. "Bersatu padu menghadapi musuh bersama ialah terorisme”, tuturnya, Minggu (10/2/2019). Dia m...
Sejak Dipimpin Jokowi, Perdebatan Politik Indonesia Tak Mencerdaskan Juli 10, 2018 08:07 Jakarta, Aktual.com – Kondisi politik di Indonesia dewasa ini menunjukkan demokrasi yang tidak sehat. Perseteruan di antara pendukung menjadi salah satu indikator. Ketua Pemuda PP Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak tak segan menyebutkan konflik antara pendukung Jokowi dengan Prabowo sebagai contoh mutakhir dari kondisi ini. Dahnil menilai, masing-masing kubu hanya melihat masalah seolah dari kaca mata kuda dan mendukung idolanya secara membabi buta. Hal ini tak ubahnya seperti perseteruan di antara pendukung selebritis yang tidak terima jika mendengar kabar miring tentang idolanya. “Perdebatan politik kita mirip (perdebatan di antara) pendukung Agnes (Agnes Monica) dan Anggun (Anggun C. Sasmi). Apa pun yang dilakukan Jokowi benar, Prabowo juga begitu,” ujar Dahnil dalam sebuah diskusi di kediaman Rizal Ramli di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (9/7). Menuru...